Sejarah

Sejarah berdirinya Bagian Patologi Klinik FKH UGM tidak dapat dilepaskan dari diselenggarakannya mata kuliah Diagnosa Klinik dan Kimiawi pada pertengahan tahun 1950-an yang pada waktu itu diasuh oleh almarhum drh. Djoemantoro yang sekaligus bias dianggap sebagai perintis Bagian Patologi Klinik. Pada tahun 1965 digunakan istilah Kliniko Kimia sebagai pengganti Diagnosa Kimiawi. Pada awal berdirinya Laboratorium Kliniko Kimia menempati suatu ruang berukuran ± 3x4 m dengan 2 meja praktikum dan bahan-bahan kimia (reagen) sederhana untuk praktek mahasiswa tingkat doktoral sambil praktek pemeriksaan klinis bagi pasien yang datang di Poliklinik Hewan, UGM. Laboratorium Kliniko Kimia pada waktu itu menempati sebagian ruang di Poliklinik Hewan tersebut yang terletak di pojok Alun-alun Utara di sebelah barat pagelaran Kraton Yogyakarta. Pada bulan September tahun 1958, berdiri Seksi/Bagian Kimia Medik Veteriner yang mencakup mata kuliah (Kimia Medik Veteriner (=Biokimia) dan Kliniko Kimia. Seksi/Bagian tersebut mempunyai Sub Seksi Ilmu Laboratorium Klinik.

Seksi ini bertempat di Gedung Unit II Sekip. Ruangan untuk Laboratorium, kamar Dosen dan kamar untuk administrasi seluruhnya seluas 30 x 10 m. Kamar untuk Gedung terletak di lantai  atas sebanyak 3 buah ruangan, masing-masing berukuran 3 x 3 m. Selain itu mendapat tambahan kandang hewan percobaan seluas 7 x 3 m.

Sebelum bulan September 1958 baik kuliah maupun praktikum Kimia Medik Veteriner merupakan kuliah dan praktikum  Biokimia, yang diselenggarakan bersama-sama  dengan seksi Kimia Hayat  pada Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi di Ngasem di bawah pimpinan Prof. Drs. Sardjono.

Seperti sudah diterangkan dalam riwayat Seksi Ilmu Pengobatan, sebelum terbentuknya Seksi Kimia Medik Veteriner maka kuliah dan praktikum laboratorium klinik diselenggarakan oleh Seksi Ilmu Pengobatan

Tugas dan Wewenang

Bagian Patologi Klinik tidak hanya mengampu mata kuliah Patologi Klinik saja tetapi juga  mengampu matakuliah Ilmu Hewan Laboratorium untuk mahasiswa program D3 Kesehatan Hewan, S1 dan  Profesi Dokter Hewan, Magister dan  Doktor Sain Veteriner. Aktivitas di laboratorium  Patologi Klinik tidak hanya mengadakan praktikum untuk mahasiswa tetapi juga  melakukan pemeriksaan hematologik dan kimia darah dari berbagai spesies hewan anjing, kucing, sapi, kambing, domba, kelinci, ayam, tikus mencit, ikan yang berasal dari para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian ataupun mahasiswa yang sedang melakukan koasistensi Dagnosa Laboratorik (KODIL).

Tabel 1. Mata kuliah yang diampu oleh Bagian Patologi Klinik

Nama Mata Kuliah
Program
Patologi Klinik D3 – Kesehatan Hewan
Ilmu Hewan Laboratorium D3 – Kesehatan Hewan
Patologi Klinik Veteriner Sarjana Kedokteran Hewan
Ilmu Hewan Laboratorium Sarjana Kedokteran Hewan
Kasus dan Interpretasi Patologi Klinik Sarjana Kedokteran Hewan
Patologi Klinik Lanjut S2 – Sain Veteriner
Ilmu Hewan Laboratorium Untuk Penelitian S2 – Sain Veteriner
Hematologi Ikan S2 – Sain Veteriner
Topik  Dalam Hematologi S2 – Sain Veteriner
Kimia Klinik Lanjut S2 – Sain Veteriner
Hewan Laboratoriun Induksi dan non Induksi S2 – Sain Veteriner

© 2007 Bagian Patologi Klinik
Fakultas Kedokteran Hewan UGM
Jl. Olah Raga, Karangmalang
Yogyakarta 55281
Anatomi | Biokimia | Farmakologi | Fisiologi | Ilmu Bedah dan Radiologi | Ilmu Penyakit Dalam | Kesmavet | Mikrobiologi | Parasitologi | Patologi | Patologi Klinik | Reproduksi dan Kebidanan